Nikmatnya Bersilaturahmi
Hari Minggu Tanggal 10 April 2011, saya mendapat undangan dari rekan-rekan komunitas Paguyuban Perantau Purbalingga (Papeling). Pagi itu sebelum berangkat ke lokasi pertemuan, saya sempatkan diri untuk olah raga kecil-kecilan,Tenis Meja, yang kebetulan dilakukan di dekat rumah. Nikmatnya bersosialisasi dengan tetangga, bisa saling share informasi dan ilmu pengetahuan di luar bidang yang aku geluti. Mulai dari olah raga sampai hal-hal yang berbau politik.
Sekitar 1 jam saya bersosialisasi sambil berolahraga dengan tetangga. Sekitar jam 10 hanphoneku berbunyi, kulihat penelponnya dan kuangkat. Suara seorang teman yang tak asing lagi bagi telingaku, Kang Ali. Dia sudah jalan dari rumahnya bersama teman-teman sedaerah yang tinggal di Bekasi. Kami pun akhirnya janjian di suatu tempat, di rest area antara cibubur dan taman mini. Saya ajak serta keluargaku, anak dan istriku, ke lokasi pertemuan warga paguyuban perantau Purbalingga (PAPELING). Bismillah, saya dan keluargaku berangkat dari rumah dengan niat silaturahmi dengan teman-teman warga paguyuban perantau Purbalingga. Jalur yang kami lewati dari rumah, menuju pintu tol jatiasih ke arah Pondok Indah, kemudian masuk tol Jagorawi. Di rest area antara cibubur TMII kami bertemu dengan Kang Ali, Kang Gatot & Kang Nano dari korwil Bekasi. Kami bersalaman dan bertegur sapa, dan kemudian kami berjalan menuju lokasi di rumah Mba Qori di daerah Cibinong.
Setelah keluar Pintu Tol Sentul, dan menyusuri jalan-jalan di depok, kami pun sampai di lokasi. Banyak teman-teman yang selama ini belum pernah aku kenal sebelumnya menyambut kedatangan kami. Rasa kedaerahan, rasa senasib, dan rasa persaudaraan membuat kami saling bertegur sapa seolah-olah sudah mengenal sudah lama. Sebelumnya kami berkomunikasi hanya dengan menggunakan media facebook, dan belum pernah bertatap muka sebelumnya. Sambutan yang dilanjutkan dengan obrolan seputar daerah, dan juga obrolan formal tentang paguyuban yang sedang di rancang dengan tujuan untuk mempererat tali silaturahmi pun menjadi pembahasan utama. Aku senang melihat kekompakan dan persaudaraan yang terjalin antara sesama warga. Sungguh nikmat yang luar biasa saat kita bisa saling silaturahmi. Saat rehat, obrolanpun menjadi lebih intens lagi. Kami bicarakan daerah masing-masing dan saling mempertanyakan sanak family atau teman yang tinggal di daerah lain.
Sebelum acara selesai, saya pamit terlebih dahulu. Saya minta maaf ke teman-teman yang ada di pertemuan, karena tidak bisa mengikuti acara sampai akhir dikarenakan anak saya sudah mulai merengek. Akhirnya perjalananku dilanjutkan ke Bojong Gede, tempat dimana kakak sepupuku tinggal. Kebetulan sudah lama kami nggak saling bertemu, kalo tidak salah sudah hampir 5 tahun lebih. Ketika sampai di rumah kakak sepupuku, kami betul-betul merasakan tumpahnya rasa rindu. Obrolan kami pun tak terbendung, terus mengalir seperti air. Kakak sepupuku menjamu keluargaku dengan baik, sampai sekitar jam 5 sore, saatnya kami berpamitan dan pulang ke rumah kami di Bekasi.