Dear Diary
Aku dibesarkan kedua orang tuaku bersama 6 saudaraku yang lain tepatnya anak ke 6 dari 7 bersaudara, bapaku agak keras dalam mendidik anak2nya hingga kami tak berani menatapnya kala dia sedang menegur kami terutama dengan hal2 yang berhubungan dengan aturan agama meski beliau bukan seorang jebolan pesantren atau sekolah islam lainnya tapi karena itu aku sangat bangga dan sayang padanya meski kadang aku rada sedikit uring2an kalau setelah terlelap dibangunkannya untuk shalat isya hihi maaf ya pa …..bapa seorang guru smp negeri dan honorer di smea swasta ya maklum anaknnya banyak jadi mengharuskannya mencari sampingan, kami jarang sekali bertemu dan bercakap2 layaknya teman2ku kala itu karena bapa menghabiskan separuh waktunya untuk bekerja dan hari minggu pun dipakainya untuk kegiatan pramuka dan lainnnya, apalagi ditambah dengan istri keduanya yang sangat ia sukai yaitu badminton hihi … tapi perhatiannya kepada perkembangan kami selalu ia pantau meski hanya bertanya pada mamaku … Mamaku seorang ibu rumah tangga biasa dengan tugas sehari2nya yang tak habis2 mama juga agak keras dlm menda2k kami dalam hal tata krama
Rasanya baru kemarin aku mengenalnya, waktu terus berjalan dengan disertai cinta dan kasih sayangnya hingga aku tak menyadari kalau 7 tahun sudah kurenda hidupku bersamanya , aku ingin meraup cintamu lebih dari selamanya .. suamiku kau motifasi hidupku .. kuharap kau tak kan mengkhianati kebersamaan ini, semoga ….
Kau bukan tipe orang yang romantis dan perduli terhadap hal2 kecil yang membuatku akan merasa tersanjung, tapi aku tau kau punya cara lain untuk mencintaku aku akan terus mencoba memehamimu dengan proses yang kau tentu sudah faham sedikit manyun tentunya hehehe
Tiga buah cinta kita yang sangat lucu dan pintar semoga selalu jadi penyangga kekuatan cinta kita …
Tasya anak pertama lahir yang cerdas, sangat focus, selalu tertarik dengan sesuatu yang blm dia ketahui namun sedikit iseng, mudah nangis mudah tertawa, mudah marah dan mudah minta maaf …
Regita anak kedua yang cerdas, banyak akal, mudah belajar walau kadang melalui proses yang berbeda dgn anakku yang pertama karena dia agak sedikit “nyeleneh “ namun dia lebih telaten dan perduli terhadap hal-hal kecil …
Kaila anak ketiga yang lucu agak pendiam tapi banyak ulah, yah sedikit iseng juga ya… anak yang percaya diri, mudah belajar, sangat jeli dan hati2 dalam segala hal, namun masih sering ngompol hehe…
Fase demi fase aku lewati sebagai ibu yang selalu ingin belajar untuk menjadi seorang ibu yang bijak dan tau cara yang tepat dalam membesarkan anak agar kelak mereka menjadi anak yang pintar, cerdas, berbudi, dan berakhlak karimah sesuai dengan aturan agama, amin …
Terkadang aku dibikin bingung kalau ke 3 anakku ini minta di peluk dalam waktu bersamaan, tak ada yang mau mengalah, atau mereka minta tolong dlm waktu yang sama dan semuanya minta didahulukan, terkadang aku tak punya waktu untuk diriku sendiri hihi tapi takapa ini adalah sebagian nikmat yang telah Allah berikan kepadaku, Alhamdulillah …
Terkadang aku merasa down jika anakku berceloteh kalau aku hanya sayang thdp salah satu diantara mereka, rasanya hatiku terluka pdhl aku sudah berusaha semaksimalku untuk bertindak adil, tapi ada saja yang membuat mereka iri dalam batas normal tentunya ya inilah proses pendewasaan diriku dan cara mengasah daya fikirku yang membuat energiku agak sedikit terkuras haha but What ever you say I will always loving you all
Bunda anne,
Cerita ini bagus lho..coba lebih panjang lagi tentu asyik…alurnya menurut aku bagus tidak berbelit-belit seperti sinetron Indonesia yang rakus meraup Iklan, makna dan edukasinya terus ada di tiap paragraf..semoga terus berkarya ya..jangan biarkan tulisannmu berhenti…
Bunda..ceritanya sudah bagus,susunan kata dan kalimatnya sudah tepat,saya hanya memberi masukan tolong perhatikan tanda baca (.,) agar penekanan d setiap kata dan kalimat terasa lebih hidup,Oke!!?,terus berkarya selama ide masih ada d kepala,thanks..